Bengkulu – Universitas Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa. Melalui Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK), Unib menggelar Workshop Proposal Program Pengembangan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di ruang rapat utama Gedung Layanan Terpadu (GLT) Unib.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa dan dosen pendamping menyusun proposal usaha yang kompetitif untuk diajukan pada program P2MW yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Program nasional tersebut merupakan ajang pendanaan usaha mahasiswa yang diikuti perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia.
Mahasiswa Program Studi D3 Akuntansi FEB Unib turut berpartisipasi aktif dalam workshop ini sebagai bentuk kesiapan prodi dalam mendorong mahasiswa menjadi student entrepreneur yang adaptif dan inovatif. Workshop memberikan pembekalan teknis terkait penyusunan proposal usaha, analisis kelayakan bisnis, perencanaan keuangan, hingga strategi keberlanjutan usaha.
Kepala UPA PKK Unib, Ir. Khairul Amri Rosa, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengoptimalkan kualitas proposal yang akan disubmit pada April 2026 mendatang.
“Kita ingin meningkatkan jumlah sekaligus kualitas proposal mahasiswa Unib, sehingga semakin banyak yang lolos dan memperoleh pendanaan P2MW tahun ini. Karena itu, kami menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman panjang dalam program ini,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, narasumber Dr. Wisnu menekankan bahwa P2MW bukan sekadar program pendanaan, melainkan jembatan strategis untuk mewujudkan lulusan berjiwa entrepreneurship yang siap menghadapi dinamika dunia usaha.
Bagi mahasiswa D3 Akuntansi, program ini sangat relevan karena selaras dengan kompetensi pengelolaan keuangan usaha, penyusunan laporan keuangan UMKM, analisis biaya, serta perencanaan laba-rugi yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan bisnis secara profesional dan berkelanjutan.

Partisipasi aktif mahasiswa dan dosen pendamping D3 Akuntansi dalam workshop ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah proposal P2MW dari lingkungan FEB yang lolos pendanaan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat implementasi pembelajaran berbasis praktik (practice-based learning) dan kewirausahaan di tingkat program studi.

Melalui workshop P2MW 2026 ini, Program Studi D3 Akuntansi FEB Universitas Bengkulu menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, kreativitas, dan kompetensi untuk menjadi wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing.

