Bengkulu, 19 Agustus 2026 – Program Studi D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu terus mendukung upaya peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi dosen dan pengembangan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Dosen Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Bengkulu dengan mengusung tema “Transformasi Pembelajaran Technopreneurship Menuju Kampus Berdampak: Membangun Startup Mahasiswa yang Inovatif, Adaptif, dan Berkelanjutan.”
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 2 Gedung LPMPP Universitas Bengkulu tersebut menghadirkan Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Nunung Martina, S.T., M.Si., sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Bengkulu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam menghadirkan pembelajaran kewirausahaan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi terhadap komitmen para dosen untuk terus meningkatkan kompetensi dan melakukan inovasi dalam pembelajaran. Menurutnya, pembelajaran kewirausahaan perlu dikembangkan tidak hanya sebatas penyusunan rencana bisnis, tetapi juga membangun pola pikir mahasiswa agar mampu mengenali peluang, memanfaatkan teknologi, menghasilkan inovasi, dan menciptakan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.
Bagi Program Studi D3 Akuntansi juga di ikutin oleb beberapa dosen akuntansi Deasy Emalia,SE.,M.Si, Halimahtusyadiah SE.,M.Si, dan Isma Coryanata,SE.,M.Si.,Akt , pengembangan pembelajaran technopreneurship memiliki relevansi yang erat dengan pendidikan vokasi yang mengutamakan keterampilan praktis dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Kompetensi akuntansi yang diperoleh mahasiswa dapat dikembangkan untuk mendukung pengelolaan usaha, mulai dari pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, pengelolaan biaya dan arus kas, hingga analisis kelayakan usaha.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa D3 Akuntansi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu memahami konsep akuntansi secara teoritis, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha. Dengan demikian, pembelajaran technopreneurship dapat menjadi sarana untuk membentuk mahasiswa yang kreatif, adaptif, inovatif, dan memiliki kemampuan memecahkan masalah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi bersama narasumber. Para dosen memperoleh berbagai wawasan dan pengalaman mengenai strategi pengembangan pembelajaran technopreneurship, penguatan ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi, serta upaya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide menjadi inovasi dan usaha yang memiliki nilai tambah.
Melalui kegiatan ini, Program Studi D3 Akuntansi Universitas Bengkulu turut mendukung komitmen universitas dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Penguatan kapasitas dosen diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran serta meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan dunia usaha.

Ke depan, Program Studi D3 Akuntansi berkomitmen untuk terus mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi akuntansi, teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang akuntansi, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan peluang di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis.
