BENGKULU, 12 Juni 2026 – Universitas Bengkulu (Unib) mencatat capaian luar biasa dalam upaya internasionalisasi kampus. Meski Program Penerimaan Mahasiswa Asing secara sistematis baru pertama kali dilaksanakan pada tahun 2026 ini, animo pendaftar global meledak tinggi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.666 calon mahasiswa asing dari 55 negara telah masuk ke dalam sistem pendaftaran.
Kabar gembira ini disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Unib, Prof. Dr. Kamaludin, S.E, M.M, dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, di Ruang Rapat I Gedung Rektorat Unib.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Jadi Incaran Dunia
Tingginya minat masyarakat internasional ini menjadi bukti nyata meningkatnya reputasi akademik Universitas Bengkulu di tingkat global. Menariknya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)—yang menaungi Program Studi D-III Akuntansi—menjadi salah satu fakultas yang paling diminati oleh para pelamar internasional dengan mencatatkan 55 pendaftar yang siap bersaing.
Selain FEB, beberapa fakultas dan program studi lain yang juga menjadi tujuan favorit antara lain Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Hukum. Para pendaftar global ini berasal dari berbagai belahan dunia, dengan sebaran jumlah terbanyak berasal dari negara Pakistan, Nigeria, Sudan, dan Timor Leste.

Tahapan Seleksi Ketat Mulai Juli 2026
Dari total data di sistem, sebanyak 400 pendaftar dari 29 negara telah menyelesaikan proses registrasi (submit) dan melengkapi seluruh dokumen administrasi. Mengingat masa pendaftaran masih dibuka hingga 10 Juli 2026, jumlah ini diprediksi akan terus bertambah.
Adapun lini masa pelaksanaan seleksi mahasiswa asing ini dijadwalkan sebagai berikut:
-
Masa Pendaftaran: s.d. 10 Juli 2026
-
Proses Seleksi (Administrasi, Wawancara, & Induction): 13 – 18 Juli 2026
-
Pengumuman Hasil Seleksi: 27 – 31 Juli 2026
Menekankan Keberagaman Negara dan Kualitas Layanan
Merespons tingginya antusiasme tersebut, Rektor Unib mewacanakan kebijakan seleksi yang menekankan aspek keberagaman negara asal untuk menghadirkan perspektif budaya yang kaya di lingkungan kampus. Pihak universitas saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan layanan pendukung, mulai dari skema beasiswa penuh, penyediaan asrama, hingga koordinasi dengan fakultas terkait kemungkinan penambahan kuota daya tampung dari rencana awal sebanyak 50 kursi.
“Tingginya minat calon mahasiswa asing menunjukkan bahwa program internasionalisasi yang kita jalankan mulai membuahkan hasil, sekaligus menjadi tantangan bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan brand image Unib di dunia internasional,” tegas Rektor Unib, Prof. Indra Cahyadinata.
Peningkatan atmosfer internasional di tingkat universitas ini sejalan dengan langkah strategis prodi D-III Akuntansi FEB UNIB yang terus aktif membangun jejaring global demi mencetak lulusan yang berdaya saing internasional.
